Perulangan (loop)
Tipe data pada bahasa
pemrograman C++
|
Tipe
|
Keterangan
|
|
Char
|
Menyatakan sebuah karakter seperti
A, f, 9
|
|
Int
|
Menyatakan Bilangan bulat
|
|
Long
|
Menyatakan bilangan bulat namun
jumlahnya nilainya lebih banyak dari pada biasanya, contohnya pada long int
yaitu 2147483648 - 2147483647
|
|
Short
|
Menyatakan Bilangan Bulat namun
dengan nilai yang normal, contohnya pada short int yaitu antara -32768 -
32767
|
|
Double
|
Menyatakan bilangan real dengan
ketelitian tinggi (15 digit)
|
|
Float
|
Menyatakan bilangan real dengan
ketelitian rendah (7 digit)
|
contoh pendeklarasian tipe data :
int x;
Decision
yang di maksud decision pada c++ ini
adalah perkondisian yang menggunakan statement if. Pernyataan If mempunyai
pengertian “jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakana dan
jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan.
sintaks awalnya adalah seperti
berikut:
if(kondisi){
statement..
statement..
}
Looping
Didalam bahasa pemrograman C++
terdapat 3 macam perulangan yang biasanya di gunakan pada C++ yaitu:
1. Perulangan FOR
Digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah
diketahui jumlah perulangannya.
Bentuk umumnya:
for( awal ; kondisi ; counter )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;
Bentuk umumnya:
for( awal ; kondisi ; counter )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;
2. Perulangan WHILE
Digunakan bila
jumlah perulangannya belum diketahui.
Bentuk umumnya:
while( expression )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;
Bentuk umumnya:
while( expression )
{
Statementl;
Statement2;
}
Statement3;
3. Perulangan DO WHILE
Perulangan DO WHILE dan WHILE hampir
sama, perbedaannya dengan while, do ... while memiliki pengecekan kondisi yang
terletak setelah statement perulangan.
Bentuk umumnya:
do
{
Statementl;
Statement2;
}
while( expression )
Statement3;
Bentuk umumnya:
do
{
Statementl;
Statement2;
}
while( expression )
Statement3;
Array
Array adalah
variabel yang dapat menyimpan lebih dari satu nilai sejenis. Terdapat dua
bagian penting yaitu elemen array yang merupakan nilai dan indeks array yang
merupakan nilai urut untuk mengakses nilai pada array. index array dimulai dari
0 bukan di mulai dari 1
Deklarasi
Array 1 Dimensi
tipe
nama_var[max_data];
Contoh:
int a[5];
float
x[100];
char
nama[25];
Cara
mengakses data bertipe array
nama_variabel[alamat]
Misal :
Array a
a[0] = 27
a[1] = 23
cara
menginputkan nilai dengan menggunakan inputan user dengan menggunakan sintaks:
cout<<”Data
ke 0 = “;cin>>a[0];
Pointer
Secara
bahasa awam, pointer ini mengacu kepada alamat memory dari variabel
tertentu.pointer ini berguna untuk menginterpretasikan `stream of instruction`.
Mungkin ini yang tepatnya, dimana pointer `mengalirkan` isi berdasarkan
alamat yang diinisialkan.
Adapun operator yang digunakan pada
pointer adalah operator referensi `&`, dimana operator ini merujuk kepada
`alamat` dari memori. Juga ada operator dereferensi `*` . yang secara kasar
menunjuk kepada `nilai` yang terisi pada variabel. Misal :
x =
100;
y = x;
z = &x;
zi = *z;
y = x;
z = &x;
zi = *z;
disana nilai
x adalah 100, sedangkan nilai y sama dengan x maka bernilai 100 juga. z mengacu
kepada alamat memori yang ditunjukkan melalui x, misalkan alamat memori dari x
bernilai 1232 [ ini asumsi pribadi, kenyataannya jauh berbeda. ], jadi z =
1232, untuk nilai zi, akan merujuk kepada nilai yang ditunjuk oleh z, dimana z
mereferensikan diri kepada &x. sedangkan nilai dari &x adalah 100. jadi
zi = 100.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar