STRUKTUR PEMILIHAN
Apa itu Struktur pemilihan?
Kontrol program merupakan sebuah
istilah dalam bahasa pemrograman yang berarti melakukan pengontrolan pada
sebuah program baik melalui pemilihan dari dua buah ungkapan (statemen) atau
lebih, pengulangan, dan peloncatan program.
Fungsi dari kontrol sangat penting
dalam menulis program karena dapat menghemat penulisan program, berikut ini
adalah beberapa macam kontrol program yang terdapat dalam bahasa pemrograman C.
- Pemilihan, kontrol program dalam pemilihan berarti menentukan satu buah pilihan dari beberapa pilihan yang disediakan dalam program, terdapat dua statemen yang digunakan dalam bahasa C yaitu statemen IF dan SWITCH.
- Pengulangan, berupa kontrol yang berfungsi untuk mengontrol jumlah pengulangan yang diinginkan, dengan menggunakan fungsi ini sebuah program dapat melakukan pengulangan statemen dan membatasi jumlah pengulangan tersebut sesuai dengan yang diinginkan, terdapat tiga struktur pengulangan yang disediakan dalam bahasa C yaitu struktur FOR, WHILE, dan DO – WHILE.
- Peloncatan, merupakan sebuah kontrol program yang dapat digunakan untuk meloncat dari satu blok program ke blok program yang lain, dengan menggunakan kontrol ini kita dapat menuju ke blok program yang diinginkan, adapun perintah yang digunakan untuk melakukan hal ini adalah BREAK, CONTINUE, GOTO, dan EXIT().
Sesuai dengan namanya struktur pemilihan adalah
struktur pemrogramman yang akan di eksekusi (aksi) atau dijalankan apabila (IF)
memenuhi kondisi. Dan melakukan aksi pula bila (IF) tidak memenuhi kondisi.
Struktur pemilihan terbagi menjadi 3 bagian, diantaranya :
1. Pemilihan untuk satu kasus
Struktur pemilihan terbagi menjadi 3 bagian, diantaranya :
1. Pemilihan untuk satu kasus
Bentuk Umumnya :
aksi1 {inisialisasi}{pemberian aksi pertama}
if kondisi {namun apabila kondisi}
then {maka}
aksi2 {jalankan aksi kedua}
endif.
aksi1 {inisialisasi}{pemberian aksi pertama}
if kondisi {namun apabila kondisi}
then {maka}
aksi2 {jalankan aksi kedua}
endif.
2. Pemilihan
untuk dua kasus
Bentuk umumnya :
Bentuk umumnya :
if
kondisi
then
aksi1
else
aksi2
endif.
then
aksi1
else
aksi2
endif.
3. Pemilihan untuk lebih dari dua
kasus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar